dikenal sebagai salah satu minuman sehat. Tapi, seperti halnya kemudian makanan lainnya, asupan teh hijau berlebih juga bisa saja semata memicu masalah.
Apa sekadar bahaya konsumsi teh hijau berlebih?
Teh hijau sendiri dikenal kaya akan manfaat. Selain untuk mengurangi peradangan, teh hijau juga disebut-sebut sebagai minuman wajib bagi mereka itu yang dimaksud dimaksud tengah menjalankan program diet.
Teh hijau sendiri terbuat dari daun yang tersebut bukan teroksidasi serta merupakan salah satu jenis teh yang dimaksud mana paling sedikit diproses. Karena alasan ini pula, teh hijau dikenal sebagai teh paling kaya antioksidan kemudian juga polifenol yang digunakan yang disebut bermanfaat.
Masyarakat China lalu India telah lama terjadi lama menggunakan teh hijau sebagai obat tradisional. Teh hijau digunakan untuk membantu hambatan pencernaan hingga meningkatkan kesehatan jantung.
Bahaya teh hijau berlebih
Meski dikenal kaya akan manfaat, namun asupan teh hijau juga perlu dikontrol. Terlalu banyak konsumsi teh hijau mampu menimbulkan kesulitan tertentu.
Berikut beberapa bahaya konsumsi teh hijau berlebih, merangkum berbagai sumber.
1. Anemia
Anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi dalam darah. Zat besi sendiri diperlukan untuk sintesis hemoglobin sebab merupakan pigmen pembawa oksigen dalam sel darah merah.
Mengutip Healthify Me , teh hijau mengandung pigmen bernama epigallocationchin gallate (EGCG), yang mana mengikat zat besi dalam darah. Akibatnya, penyerapan zat besi sanggup terhambat sehingga menurunkan jumlah keseluruhan keseluruhan hemoglobin.
2. Memicu radang usus
Ilustrasi. Radang usus, salah satu bahaya konsumsi teh hijau berlebih. (iStockphoto/bymuratdeniz) |
Jika sedang mengalami peradangan usus, Anda perlu menghindari konsumsi teh hijau. Pasalnya, kandungan EGCG yang digunakan dimaksud berikatan dengan zat besi dapat membatasi penghambatan enzim bernama myeloperoxidae.
Enzim yang mana disebut memicu peradangan pada usus. Radang usus sendiri biasanya memicu gejala sakit perut intens lalu juga muntah.
3. Toksisitas hati
EGCG, pigmen dalam teh hijau, memang memberikan banyak manfaat kesehatan. Namun, konsentrasi EGCG berlebih menciptakan hati melepaskan enzim untuk memecah atau memetabolisme kafein. Hal ini bisa jadi jadi menjadi beban tambahan bagi hati kemudian mengganggu fungsinya.
Kandungan kafein dapat merusak sel-sel hati lalu mengakibatkan keracunan yang tersebut dapat memicu penyakit kuning serta perubahan warna urine. Gejala keracunan sendiri biasanya meliputi sakit kepala, pusing, kemudian juga jantung berdebar.
4. Kecemasan serta insomnia
Kafein dalam teh hijau merupakan stimulan sistem saraf. Dosis kafein yang mana berlebih dapat meningkatkan stres serta memicu sulit tidur.
5. Sakit kepala, pusing, serta muntah
Efek samping teh hijau ini sanggup terjadi akibat kandungan kafein yang dimaksud ada di area area dalamnya. Keracunan kafein biasanya akan ditandai dengan sakit kepala, mual, muntah, menggigil, jantung berdebar, kemudian wajah memerah.
Mengutip Style Craze , kafein dosis tinggi juga dapat menyebabkan tekanan darah turun di dalam area bawah normal.
6. Tulang melemah
National Osteoporosis Foundation mengingatkan bahwa kafein berlebih dapat mencegah penyerapan kalsium.
Penelitian pada tikus juga manusia menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau (GTE) yang dimaksud mana berlebih dapat mengurangi tingkat akumulasi tulang, meningkatkan risiko patah tulang, juga juga mengurangi kepadatan mineral tulang.
7. Sering buang air kecil
Sering buang air kecil juga mampu disebabkan oleh asupan kafein dalam teh hijau secara berlebihan.
Terlalu banyak kafein per hari dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Hal ini terjadi lantaran efek diuretik kafein yang dimaksud memengaruhi fungsi kandung kemih dengan meningkatkan aktivitas saraf.
Kapan minum teh hijau disebut berlebih?
Ilustrasi. Ada beberapa bahaya konsumsi teh hijau berlebih. (iStockphoto/barol16) |
Penting untuk diingat bahwa teh hijau tak bebas dari kafein. Dengan demikian, konsumsi teh hijau terlalu banyak juga mampu jadi memicu masalah-masalah yang tersebut hal itu umumnya disebabkan oleh kafein.
Pada dasarnya, setiap orang miliki sensitivitas terhadap kafein yang dimaksud berbeda-beda. Namun, mengutip Eating Well , Food and Drug Administration (FDA) menyebutkan bahwa 400 miligramatau setara dengan sekitar 500 gram tehsebagai jumlah keseluruhan total maksimum kafein harian.
Selain itu, ketahui pula bahwa manfaat teh hijau mungkin akan hilang jika Anda memberikan gula tambahan dalam minuman. Alih-alih mencampurnya dengan gula, tambahkan seiris lemon pada secangkir teh hijau Anda.
Demikian penjelasan mengenai bahaya konsumsi teh hijau berlebih. Selalu lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan hasil terbaik.
Demikian beberapa bahaya konsumsi teh hijau berlebih.
Ilustrasi. Radang usus, salah satu bahaya konsumsi teh hijau berlebih. (iStockphoto/bymuratdeniz)
Ilustrasi. Ada beberapa bahaya konsumsi teh hijau berlebih. (iStockphoto/barol16)